Powered By Blogger

February 24, 2012

Untitled...


Hanya ingin menumpahkan melalui kata-kata
Apa yang ada dalam hati dan pikiranku
Apa yang aku rasakan
Aku bukannya mengeluh
Hanya tak sedikit suka denganmu yang hampir selalu menempatkanku di posisi yang selalu salah..

Mengapa kau selalu merasa di pihak yang paling tersakiti?
Selalu memberi?
Slalu bersabar dan tegar menghadapiku.
Mengapa kau tidak mencoba melihat dari posisiku?
Apa aku tidak pernah tersakiti karenamu?
Apa aku tidak pernah sabar menghadapimu?
Apa aku tidak pernah mengalah?
Apa aku selalu egois?

Banyak yang tidak kau ketahui dariku selama ini.
Jadi tolong jangan pernah merasa selalu akulah yang salah.
Kau bahkan tidak tahu saat-saat dimana aku terluka.
Saat-saat dimana aku harus memendam semua rasa sendiri.
Saat aku menangis, cemburu, resah karena tak ada kabar darimu, kau bahkan tak pernah tau.
Tapi kamu selalu menganggap kamulah yg paling "tersiksa" bersamaku.
Tersiksa karena aku selalu memintamu untuk berubah, berubah demi kebaikan kita berdua dan hubungan kita. Apakah aku salah?
Apakah aku begitu menyusahkan untukmu?

Memendam segala sesuatunya sepertiku jauh amat sangat menyakitkan.
Tidak pernah sedikitpun aku merasa lebih dewasa darimu atau bahkan lebih sabar darimu.
Karena kita sama, adakalanya kita berada di pihak disakiti dan pihak yang tersakiti.

CINTA memang beresiko.
Mungkin benar kata orang, "Jika kamu tak ingin terluka, lebih baik jangan jatuh cinta."
Cinta hanyalah untuk ia yang tulus bersabar untuk pasangannya,
Tersakiti karenanya, tapi tak pernah sedikitpun terlintas untuk membalasnya.

Seandainya kamu mau sedikit saja lebih mengerti aku.
Bukan salahku jika ini semua tiada akhirnya.
Karena kamu selalu membalas semua yang terjadi, seakan kamu belum merasa puas jika apa yang kamu rasa tidak dirasakan olehku.

“Lebih baik bertahan dengan apa yang kamu miliki sekarang meski terkadang itu menyakitkan. Karena sesuatu yang *pergi* belum tentu menemukan jalannya untuk *kembali*”

No comments:

Post a Comment